Powered By Blogger

Jumat, 15 Februari 2013

MAKNA HIDUP

Hidup Adalah Pilihan

Ketika orang bebas memilih untuk dirinya sendiri,
Tanpa ada ukuran yang diikuti
Ketika itu pun ia merasakan kesedihan

Ketika ia memilih untuk orang banyak
ada tujuan dan dimaksud yang pasti
Ketika itu pula ia merasakan kebahagiaan.

Hidup mulai terasa Absurd.
Ada rasa takut yang menyertainya
ketika ia menentukan pilihan tanpa diyakini
Akhirnya ia menyesal dengan pilihannya

Tetapi bagi mereka yang memilih dengan yakin dan pasti
Mengikuti arul Cahaya Tuhan yang di imaninya
Maka  kebahagianlah yang memihak kepadanya

Ada banyak kemungkinan yang tidak bisa ketahui dan pahami
Ada banyak kemungkinan yang tak bisa diramalkan
Sehingga tidak sedikit orang tidak dapat memastikan hasilnya.

Kecuali bagi merekalah yang mendapatkan hidayah dan taufik
Memahami akan Makna Kehidupan ini.
Maka akhirnya  Rasa Syukurlah yang dipilihnya

Jika ia bertanya kepadanya,
"Kalau engkau anggap memilih itu pada akhirnya menjadi sebuah beban,
Kenapa engkau harus memilih?
Mereka menjawab
"Karena tidak ada yang dapat dilakukan manusia selain memilih.
Karena tekanan kehidupan mengharuskan untuk memilih.

Bila akhirnya engkau memutuskan untuk tidak memilih,
Itu juga adalah suatu pilihan.
yaitu memilih untuk tidak memilih
Yang jelas,
Hidup adalah pilihan.
Manusia sepenuhnya bertanggung jawab atas apa yang ia pilih.

Oleh karena itu,
Ketika Manusia untuk memilih
tungguhlah
Kesedihan atau kebahagian yang ia rasakan

Mau tidak mau
manusia tetap harus memilih
karena hidup adalah pilihan.


Dimana engkau arahkan pandangan
Dimana engkau langkahkan kaki
Dimana engkau gerakkan jiwa
Dimana engkau bisikkan hati
Disitulah mulai berlaku untuk memilih
Karena Hidup adalah Pilihan

Maka daripada itu
Berhati-hatilah untuk memilih
Karena pilihan adalah kehidupan
Kehidupan adalah sebuah pilihan
Hidup Penuh cinta atau Hidup penuh benci
Hidup di Syurga atau Hidup di Nerak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar